Pejabat Bappeda Karawang Tidak Beretika, Lecehkan Wartawan

Bersekanews.id/KARAWANG – Sikap kurang terpuji diperlihatkan oleh dua pejabat Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Karawang, RS dan Da.


Kronologisnya bermula ketika wrtawan bernama L (nama disamarkan- Red) dari media online delik.co.id bermaksud ingin mewawancarai kedua pejabat tersebut terkait rencana Pemkab Karawang mau merevisi Perda Nomor 2 Tahun 2013 Tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Karawang pada Rabu (31/3/2021) siang.

Setibanya di ruangan pejabat berinisial DA, L melihat kedua pejabat tersebut sedang menerima tamu, L pun menunggu mereka hingga selesai mengobrol di luar ruangan.

Selang beberapa menit kemudian, terlihat kedua pejabat ini keluar ruangan. L pun menyapa mereka, namun sayangnya ketika L mendekati, mereka berdua malah buru-buru masuk ruangan dan mengunci ruangan dari dalam.

Menyikapi hal itu, Kabid Kesejahteraan dan Kedisiplinan Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia (BKPhiSDM) Kabupaten Karawang, Dudi, mengatakan, seorang PNS memang memiliki kode etik yang diatur dalam PP Nomor 42 Tahun 2004, di antaranya etika PNS dalam bernegara, etika PNS dalam bermasyarakat, etika PNS dalam berorganisasi dan etika PNS terhadap sesama PNS.


“Apa yang dialami rekan awak media dari media online delik.co.id kemungkinan terjadi mis pada etika PNS dalam berorganisasi. Yakni seharusnya menjalin kerjasama secara kooperatif dengan unit kerja lain yang terkait, dalam hal ini dengan rekan media,” kata Dudi.
Dudi melanjutkan, di dalam Perbup Nomor 51 Tahun 2018 Tentang Kode Etik PNS di Lingkungan Pemkab Karawang, seorang PNS di Karawang harus mempedomani nilai-nilai Sahate yang meliputi santun, amanah, harmonis, adaptif, terbuka dan efektif efisien.


Terpisah, RS mengaku meminta maaf atas kejadian itu dan beralibi tidak melihat (media).
“Maaf Kang, tidak melihat. Mohon maaf sekali,” singkatnya. (red).

Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *