Dukung Pelestarian Lingkungan, Mahasiswa Unsika Ikut Serta Kegiatan Komunitas Bank Sampah (Green day)

Dewi Noor Azizah sebagai dosen pembimbing lapangan menyerahkan poster infografis maggot kepada pihak komunitas Greenday

Bersekanews.id / Karawang — Ditengah kemajuan kota karawang yang sangat pesat, baik di bidang industri mau pun di bidang pertanian, masih ada yang memperdulikan bahkan mengutamakan pelestarian lingkungan.


Salah satunya adalah dengan adanya komunitas bank sampah Greenday yang ada di kampung Kepuh, Kelurahan Karangpawitan, Kecamatan Karawang Barat.


Greenday ini merupakan filosofi dari Lingkungan Hijau dan Bersih, yang berawal dari keprihatinan terhadap kondisi lingkungan di sekitar kampung kepuh yang kurang terawat. Bapak Nana selaku ketua Komunitas dan sekaligus berperan sebagai founder Greenday menginisiasi suatu gerakan baru yaitu Bank Sampah yang dapat merubah sampah menjadi uang.


Berawal dari bank sampah Komunitas Greenday mulai mencoba menerapkan kepada masyarakat sekitar kampung kepuh untuk mengimplementasikan Bank Sampah.

Hasil dari Bank sampah yang berupa sampah organik, dikembangkan menjadi budidaya maggot yang memiliki banyak manfaat yaitu untuk pakan ternak seperti lele, ikan hias, burung dan hewan lainnya, serta kotoran maggot itu sendiri dapat dijadikan pupuk untuk tanaman.


Dapat dibayangkan, jika Karawang ini bersatu untuk tuntaskan masalah sampah dengan mengembangkan program Bank Sampah bersama komunitas Greenday.


Hal ini tentunya tidak akan mudah, tapi dengan mengedukasi masyarakat terlebih dahulu mengenai pentingnya masalah sampah di kota karawang, masyarakat akan lebih sadar mengenai pentingnya Bank Sampah ini. Selain itu masyarakat juga perlu peran pemerintah dalam menggerakkan bank sampah ini.
Keberadaan komunitas Greenday tersebut mendorong ketertarikan Mahasiswa Unsika yang sedang menjalani program Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kelurahan Karangpawitan untuk mengenal lebih dalam dan mengembangkan komunitas Greenday ini.

” Kami tertarik ikut serta dalam memajukan komunitas Greenday ini, karena selain ikut memajukan pelestarian Lingkungan di Karawang, Greenday berpotensi menjadi pelopor pemasaran pakan ternak dan pupuk organik besar di Karawang, khususnya mengangkat Kelurahan Karangpawitan menjadi lebih maju ” Ujar Melisa Utami Putri selaku koordinator KKN Unsika Karangpawitan.


Ketertarikan tersebut mendorong Tim KKN Unsika melakukan pengembangan pada komunitas Greenday dengan cara memberi dukungan dalam pemasaran secara nasional atau ke seluruh Indonesia.

Kondisi sebelumnya Greenday memang sudah masuk pangsa pasar nasional namun belum banyak terealisasi. “sebelumnya kami memang menjalani pemasaran melalui marketplace Tokopedia namun sudah terbilang lama tidak dikembangkan lagi” ujar Yusuf selaku perwakilan dari komunitas Greenday.


Dengan kondisi tersebut Tim KKN Unsika membantu pemasaran dengan mendaftarkannya pada marketplace seperti Shopee, Tokopedia dan juga memasarkannya melalui sosial media Facebook dan Instagram untuk memfasilitasi komunitas Greenday dalam memasarkan produknya. “Judul KKN kami yaitu meningkatkan & menguatkan SDM, serta kesehatan dan pertumbuhan Ekonomi. Greenday termasuk salah satu program KKN yang kami kembangkan. Karena kesadaran masyarakat mengenai sampah dapat menjadi sebuah sasaran kami sesuai judul KKN kami” pungkas Melisa.

(Gun)

Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *